8020 pareto principle

8020 pareto principle

Setelah vacuum selama beberapa saat, kali ini saya kembali dalam tips usaha yang ke 6,hari ini saya ingin menyinggung masalah pareto principle yang saya percaya sudah cukup sering anda dengar. Prinsip dari pareto principle ini adalah hukum 80:20, yaitu 20% dari yang anda lakukan dapat memberikan 80% hasil. Principle ini dapat diaplikasikan didalam semua aspek kehidupan termasuk bisnis ataupun pekerjaan anda. Kalau di dalam bidang usaha kalau kita analisa lebih dalam, dapat dilihat bahwa 20% dari barang/ produk yang anda jual menghasilkan 80% dari omset yang anda peroleh, 20% dari total customer anda menghasilkan 80% dari pendapatan yang anda peroleh, 20% dari waktu anda yang anda habiskan hari ini yang benar- benar membuat anda mendekati 80% dari impian anda, 20% dari pengeluaran pribadi anda menghabiskan 80% dari pendapatan anda. Analisa ini dapat terus berlanjut didalam semua aspek kehidupan kita.

Menurut saya, mengetahui pareto principle saja tidak cukup, apa yang mesti anda lakukan setelah mengetahui principle ini adalah yang terpenting. Sebagai contoh, apabila analisa yang anda lakukan adalah 20% dari total customer anda menghasilkan 80% dari total omset perusahaan anda, mengapa tidak kita berikan fokus yang lebih terhadap 20% customer ini sehingga kita bisa mendapatkan hasil yang lebih. Lebih menariknya lagi apabila setelah anda sudah mengetahui 20% dari total customer anda, anda masih dapat melakukan 80:20 lagi terhadap 20% dari total customer anda, sehingga anda dapat mengetahui lebih spesifik customer siapa saja yang mesti di beri fokus yang lebih. Sebagai contoh minimarket atau toko retail modern, jumlah jenis produk yang mereka jual tentunya di jumlah ratusan atau bahkan ribuan jenis. Apabila analisa ini dilakukan terhadap semua jenis produk yang mereka jual, mereka dapat lebih fokus menjual 20% dari produk yang dapat menghasilkan 80% dari omset, sehingga misalnya ada keterbatasan ruang yang dapat disimpan digudang mereka, lebih baik dialokasikan untuk menyimpan produk yang didalam 20% kategori tersebut.

Bisa juga dilihat dari sisi lain, apabila ada suatu masalah dimana ada puluhan ataupun ratusan hal yang mesti dilakukan, kita juga bisa melakukan analisa ini dengan menyelesaikan 20% hal yang dianggap penting yang dapat menyelesaikan 80% dari masalah, dan setelah itu baru fokus untuk menyelesaikan sisa dari 80% hal yang memiliki impact tidak sebesar dari 20% itu.

Semoga hal ini berguna dan dapat diaplikasikan didalam pekerjaan/ usaha anda, salam Amstirdam J