Mas Didin, owner Conpanna Kaffe.
(Foto: @hariobbie)

#JelajahKopiMalang — Salah satu kedai kopi yang berdiri sejak 2016 ini awalnya berniat jual lalapan, dan sering dikira toko vapor. Bagaimana cerita kedai dengan komunitas pelanggan yang cukup loyal ini? 

Kamis sore itu kami memutuskan untuk mampir ke Conpanna Kaffe. Kami menempuh perjalanan sekitar setengah jam dari Amstirdam sebelum akhirnya tiba di tempat tujuan kami. Conpanna saat ini terletak di area perumahan Jalan Ikan Kakap, Tunjungsekar, sedangkan letak Conpanna yang dulu terletak lebih dekat dengan jalan raya. 

Begitu masuk ke area kedai, kami merasa lokasi baru mereka lebih tenang, damai dan tentu saja suasananya chill. Kami merasa suasananya cocok untuk meminum secangkir minuman hangat di sore hari sambil bersantai sejenak. 

Disana, Mas Didin (owner) dan kawan-kawan di Conpanna menyambut kami dengan hangat. Setelah puas melihat-lihat sebentar suasana kedai, Mas Didin mulai menceritakan asal-usul nama Conpanna dan juga cerita berdirinya.

Jika dibaca sekilas, nama Conpanna ini cukup familiar karena diambil dari salah satu menu kopi yang terdiri dari espresso dengan topping whipped cream. Secara filosofis, whipped cream melambangkan sisi feminin sedangkan espresso adalah sisi maskulin. Karena filosofi itu, Conpanna berharap bisa menjadi tempat untuk menaungi semua kalangan. 

Dalam #JelajahKopiMalang, tentu wajib pula bagi kami untuk mencari tahu satu hal yang tidak banyak orang tahu tentang kedai yang kami kunjungi. Jadi, bagaimana awal didirikannya Conpanna? 

Awalnya setelah resign dari kerja, Mas Didin berniat membuka bisnis lalapan dekat UB bukannya kedai kopi. Namun setelah berdiskusi dengan teman lamanya yang bernama Benny, melakukan riset ulang dan analisa, akhirnya mereka memutuskan untuk membuka kedai kopi Conpanna seperti yang kita kenal sekarang. Semuanya dimulai dengan belajar dari nol dan secara otodidak. 

Tahun 2016 awal, konsep Conpanna mulai dikerjakan. Namun, kedai mulai full beroperasi di bulan Desember tetap dengan fokus awal pada seduhan. Awalnya, Conpanna hadir di daerah Bendungan Sutami. Conpanna beroperasi disana sejak dibuka hingga tahun 2018. Namun pada bulan Juni 2018, kedai ini memutuskan untuk pindah ke lokasi yang sekarang. 

Pindahnya Conpanna membuat konsep awal pelayanan kedai sedikit berubah. Lokasi kedai yang sekarang membuat Conpanna jadi lebih santai dan ‘homey’. Dulunya konsep Conpanna cukup berbeda, sehingga mewajibkan barista mereka untuk memakai apron.

Es Kopi Ijo — signature menu Conpanna Kaffe.
(Foto: @hariobbie)

Lalu, untuk soal menu, makanan dan minuman apa ya yang jadi andalan Conpanna? Mas Didin pun langsung menjawab, “Es Kopi Ijo dan Indomie! Kalau mau non-coffee bisa Chocomallow dan Milky Mango.”

Es Kopi Ijo sendiri adalah signature kopi di Conpanna sejak tahun 2017. Dari namanya, kami tidak sabar ingin mengetahui seperti apa Es Kopi Ijo itu. Pilihan coffee beans disini untuk kopi filter juga patut dicoba. Pastinya, selalu ada pilihan beans dari local roastery. Kami juga dibuat penasaran dengan menu makanan andalan di Conpanna yaitu Indomie. Memang apa bedanya dengan Indomie di Conpanna dengan Indomie di tempat lain?

“Respon dari pelanggan sih selalu nanya, disini Indomie-nya emang beda ya? Soalnya beda dari tempat lain katanya. Kita juga bingung, mungkin karena teknik menyeduhnya beda! Kalau ada anak baru yang masuk sini juga harus bisa teknik menyeduh Indomie.”

Sambil menikmati menu Conpanna, Mas Didin juga berbagi sedikit cerita suka-duka selama Conpanna berdiri. Mereka sempat sedih ketika Conpanna harus pindah dari lokasi lama. Secara pribadi, sebagai owner merasa suka juga karena jam kerja sebagai pengusaha otomatis fleksibel. Ada pengalaman lucu juga yang dibagikan ke kami, “Kita sering dikira toko vapor, dikira jual bingsoo juga ketika di lokasi lama, gatau kenapa mungkin dulu ngga terlalu jelas plangnya. Terus di tempat sekarang pernah ada yang pesan pancong juga.” 

Untuk harapan kedepannya, Conpanna berharap bisa meningkatkan customer engagement yang berarti juga ikatan dengan customer semakin kuat. Saat ini, loyalitas pelanggan sudah cukup kuat, bahkan ada pelanggan yang bisa 3-5 kali sehari ke Conpanna. Oh iya, barista di Conpanna juga dulunya adalah pelanggan loyal.

Penasaran dengan Conpanna Kaffe? Kedai mereka siap dikunjungi mulai jam 8 pagi hingga jam 12 malam. Ini artinya, bisa ngopi pagi, siang, sore, dan malam di Conpanna. Ada promo harga kopi juga untuk yang datang pagi. Info selengkapnya bisa tanya-tanya ke Instagram mereka di @conpannakaffe.