Proses Kopi Secara Umum

Proses kopi kering, Proses kopi basah, Proses kopi semi basah, Proses Kopi Luwak

Proses kopi dilakukan setelah buah kopi (coffee cherry) dipetik, buah kopi harus melalui beberapa pilihan proses untuk menjadi biji kopi hijau (green bean). Proses kopi ini bertujuan untuk melepas / membersihkan kulit dan buah kopi yang masih menempel pada kulit tanduk kopi.

Proses kopi sebagai berikut:

Proses kopi kering atau lazimnya disebut sebagai dry process

Di dalam proses kering ini, setelah buah kopi dipetik dari pohonnya, kopi disebar dan dijemur di atas lantai terbuka/patio dengan tujuan untuk mengeringkan juice yang ada di dalam buah kopi. Proses pengeringan ini rata-rata membutuhkan waktu sekitar 3-4 minggu dan kopi mesti sering-sering di putar sehingga seluruh bagian buah kopi benar-benar menjadi kering.

Setelah kering, dapat diperhatikan bahwa kulit dan buah kopi yang sudah kering menempel pada kulit tanduk kopi dan proses selanjutnya adalah untuk memecah kulit tanduk kopi, hal ini dapat dilakukan secara manual (ditumbuk) atau pun menggunakan hulling machine yang lebih umumnya dikenal sebagai mesin selep. Hasil yang diperoleh setelah proses ini adalah kopi hijau (green bean) yang siap untuk diperdagangkan (pada umumnya kopi disimpan dulu selama beberapa waktu agar rasa kopi lebih stabil / aging process).

Ada beberapa masalah dalam proses ini, terkadang apabila buah kopi menjadi terlalu kering karena terlalu dijemur menyebabkan biji kopi mudah pecah dan retak ketika di masukkan kedalam hulling machine atau pun pada waktu transportasi.

Cek kualitas / quality check pada proses ini hanya dapat dilakukan secara visual.

Proses kopi basah atau lazimnya disebut sebagai wet process

Di dalam proses basah ini setelah buah kopi dipetik, kopi di rendam dalam air yang mengalir dengan tujuan untuk memisahkan buah kopi yang kosong (terapung) dan buah kopi yang baik (tenggelam). Setelah buah kopi yang terapung disisihkan, buah kopi yang tenggelam dalam air dipaksa masuk lewat suatu screen sehingga kulit dan sebagian dari buah kopi terlepas dari kulit tanduk kopi. Yang tersisa dari proses ini adalah biji kopi, kulit tanduk dan sebagian dari daging buah kopi yang masih menempel pada kulit tanduk kopi.

Selanjutnya kopi-kopi tersebut direndam kembali dalam air selama 24-36 jam dengan maksud terjadinya proses fermentasi terhadap buah buah kopi yang masih menempel pada kulit tanduk kopi (proses ini juga bias dilakukan tanpa tambahan air lagi tapi menggunakan juice dari buah buah kopi yang masih menempel pada kulit tanduknya).

Setelah dirasa cukup, kopi kopi tersebut dicuci kembali menggunakan air yang bersih, dan buah kopi yang sudah terfermentasi akan terpisah dengan sendirinya, dan hasilnya adalah kopi beserta kulit tanduk yang bersih. Setelah ini, kopi dijemur sampai kadar airnya mencapai 10-14%, dan setelah itu kulit tanduk dapat dilepas menggunakan hulling machine.

Proses fermentasi juga dapat dihindari dengan menggunakan mesin khusus yang akan menggosok / melepaskan daging dari buah-buah kopi yang masih menempel pada kulit tanduk kopi setelah buah kopi di paksa masuk lewat screen.

Proses kopi semi basah / giling basah atau lazimnya disebut semi dry process

Proses ini sangat lazim digunakan di Indonesia dan Brasil. Jadi setelah buah kopi dipetik dari pohonnya, mereka dimasukkan kealat yang akan memisahkan kulit dan sebagian dari daging buah kopi sehingga yang dihasilkan adalah buah kopi yang masih memiliki kulit tanduk dan sebagian dari daging buah kopi yang masih menempel.

Setelah proses ini kopi disimpan selama sekitar 1 hari bias menggunakan air tambahan atau pun dengan juice dari sisa-sisa daging buah kopi yang masih menempel. Setelah itu kopi dicuci kembali untuk melepaskan daging dari buah kopi yang masih menempel, untuk menghasilkan kopi yang masih dilengkapi dengan kulit tanduknya.

Setelah ini kopi dijemur sebentar sampai kadar air mencapai 30-35% dan kemudian dimasukkan ke hulling machine dalam keadaan semi basah untuk dilepaskan kulit tanduknya. Setelah proses hulling / selep selesai, biji kopi / green bean dijemur sehing gakadar air mencapai 11-14%.

Proses Kopi Luwak

Lalu bagaimana dengan proses pembuatan kopi luwak? Untuk kopi luwak, binatang luwak memakan buah kopi yang masih segar, buah kopi dicerna melalui proses pencernaan Luwak, lalu kopi yang masih memiliki kulit tanduk dikeluarkan sebagai kotoran luwak.

Setelah ini kotoran kopi melalu beberapa proses yaitu :pengeringan, pembersihan, pencucian, sehingga yang dihasilkan adalah biji kopi (green bean). Jadi kopi luwak melalui proses yang berbeda dari 3 proses yang disebut kan diatas.
Semoga bermanfaat, salam Amstirdam!