MUI : MAJELIS ULAMA INDONESIA KOMISI FATWA

kopi luwak najis tapi halalKopi Luwak Najis Tapi Halal : Kopi luwak berasal dari biji kopi yang dimakan oleh luwak/musang, Majis Ulama Indonesia (MUI) menilai kopi luwak berunsur najis. Penyebabnya, kopi biji sebelum dimakan luwak pada dasarnya bersih, suci dan halal pastinya, setelah dimakan oleh luwak dan dikeluarkan bersamaan dengan feses maka hukumnya najis, akan suci kembali jika dicuci dengan air mutlak (cth: air mata air, air sungai yang mengali, air sumur yang lebih dari 2 qullah) dalam artian benda suci yang terkena najis.

Kopi luwak menimbulkan perdebatan panjang MUI apakah kopi luwak halal atau haram, dan ternyata hukumnya adalah HALAL, jelas Direktur Lempaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI, Lukmanul Hakim, yang menjelaskan tingkatan najis kopi tersebut adalah Mutawassithah atau pertengahan. “Bukan najis Mughallazhah atau najis berat,” tegasnya.

Ketika melalui proses pencernaan luwak, biji kopi tidak tercemari unsur feses luwak. Unsur najis, jelasnya, hanya ada di bagian luar biji kopi. Sementara bentuk biji kopi tidak berubah.

Keharaman kopi luwak itu bukan karena biji kopinya yang haram, tapi karena ada unsur feses-feses tersebut. Dan setelah kopi dibersihkan dengan air mutlak, maka unsur tersebut sudah tidak ada lagi, maka kopi luwak itu halal atau kembali kepada hukum awalnya yang memang sudah halal.

Semoga Bermanfaat, Baca juga pembahasan lainnya tentang Halal Haram Kopi Luwak