Play Audio Only Kopi Luwak Tubruk

Terinspirasi dari beberapa artikel kopi, saya ingin mencoba membandingkan cita rasa kopi luwak tubruk dengan dua teknik kopi tubruk yang berbeda dengan bahan dan komposisi yang sama.

Untuk eksperimen ini saya tetap menggunakan Kopi Luwak Amstirdam, Saya siapkan juga 2 gelas ukuran sedang.
Masing – masing di-isi dengan 10 grm kopi bubuk.

Kopi Luwak, Kopi Luwak Tubruk

Kopi Luwak Tubruk Teknik Pertama.

Menggunakan teknik yang biasa saya gunakan.

  • Di seduh dengan 150 – 180 ml air panas (90 – 95°C).

Kopi Luwak, Kopi Luwak Tubruk Teknik Satu

  • Aduk sebanyak ±60 kali sehingga rata.

Kopi Luwak, Kopi Luwak Tubruk, Kopi Tubruk Perfect

Cicipi kopi tanpa gula, agar rasa tidak tercampur.

Teknik Yang ke-Dua.

  • Seduh dengan air panas 35 – 40 ml,

Kopi luwak, Kopi Luwak Tubruk

  • Diamkan selama 40 – 45 detik (pre infusion),

Kopi Luwak Tubruk, Kopi Luwak

  • Setelah 45 detik, tambahkan air panas hingga 180ml dengan arah memutar (searah jarum jam),

Kopi Luwak, Kopi Luwak Tubruk

  • Tutup yang rapat selama ± 3,5 menit.

Kopi Luwak, kopi Luwak Tubruk

  • Yang terahir aduk ±5 kali dan buang ampas/minyak yang mengapung.

Kopi Luwak, Kopi Luwak Tubruk

Kopi Luwak, Kopi Luwak Tubruk

  • Cicipi kopi tubruk tanpa gula.

kopi Luwak, Kopi Luwak Tubruk

 

Hasil eksperimen skor ( 1 – 10 )

Biasa Teknik Baru
Aroma 5 7
Rasa 5 8
Body 7 8
After Taste 7 8
Total 24 31

Kesimpulan:
Ternyata dengan teknik baru mengeluarkan aroma dan cita rasa yang lebih menonjol. Aroma pada yang biasa saya seduh keluar pada saat di aduk, sedangkan dengan teknik baru saat tutup dibuka aroma kopi tubruk sudah tercium jelas dan lebih dari aroma kopi tubruk yang pertama.

Body (bayangkan sensasi dimulut antara minum jus dengan minum susu) dengan teknik baru ternyata lebih terasa dimulut dan setelah beberapa saat meninggalkan after taste yang nikmat.

Silahkan teman-teman mencoba kopi tubruk dengan teknik yang baru dirumah, dan coba bandingkan!

Salam Amstirdam