Java Arabica

Kopi Arabika Jawa

Mulai hari ini saya berencana untuk mempostingkan perjalanan kopi yang saya nikmati setiap harinya, dan postingan ini dinamakan sebagai “Coffee Journey”. Kopi yang saya pilih hari ini adalah Kopi Arabika Jawa  atau Arabica Java dari dataran tinggi Ijen di Jawa Timur dan di sajikan sebagai longblack (lihat cara pembuatannya yang lebih lengkap disini) menggunakan mesin espresso.

Kopi arabika jawa ini di roast dengan tingkat kematangan atau warna medium pada hari sabtu yang lalu (1 Feb 14), jadi sudah sekitar lima harian jadi masih fresh. Begitu kemasan dibuka, tercium aroma asam jawa yang benar benar dominan ditambah dengan sedikit aroma karamel, chocolate dan citrus. Kopi saya giling menggunakan mazzer mini saya dan selanjutnya dose-tamp dan brew menggunakan mesin espresso VBM Domobar Junior.

Hasil brew yang pertama, kelihatan bahwa gilingan kopi terlalu kasar, sehingga kopi kelihatan terlalu encer. Selanjutnya saya adjust mazzer supaya gilingannya lebih halus, dan dilanjutkan dengan dose-tamp – brew dan viola espresso yang dihasilkan cukup kental dengan crema berwarna kecoklatan yang cukup tebal (double  shot @30ml dalam 25 detik).

Selanjutnya saya tambahkan air panas dari hotwater outletnya Domobar Junior sampai kira-kira 3/4 cangkir dan long black saya siap untuk dinikmati sore ini.

Aroma asam jawa, caramel, citrus dan hint of dark chocolate  masih dapat saya cium, dan setelah diminum, terasa body yang sedang dengan tingkat keasaman yang medium disusul dengan aftertaste yang manis dan clean. Cukup terasa bahwa kopi arabica jawa ini masih belum keluar semua jika dinilai dari aroma dan citarasanya. Dan pada umumnya untuk kopi arabica jawa, citarasa dan aroma baru benar-benar delevelop setelah hari ke 6.

Anyway selamat kembali beraktivitas dan salam Amstirdam!

Apabila tertarik mencoba Kopi Arabika Jawa Timur dapat dibeli disini