garut 250116Selamat sore para penikmat kopi Nusantara. Sore ini dalam coffee journey yang ke 92, saya akan mencoba menyajikan cappuccino menggunakan kopi arabika yang namanya sedang naik daun akhir- akhir ini yaitu kopi arabika dari Jawa Barat, Garut Pasir Wangi yang kami roast sekitar 5 hari yang lalu di tingkat kematangan medium  atau city+ dan kopi ini merupakan hasil panen tahun 2015 kemarin diproses basah. Ukuran biji kopi ini cukup seragam dan tidak terlalu sulit untuk dapat menyangrai kopi ini dengan rata dari luar ke dalam tanpa ada bagian yang gosong.

Langsung saja ke proses pembuatannya. Pertama saya timbang 20gram biji kopi ini, kemudian saya masukkan kedalam hopper grinder EK43 yang tingkat kehalusannya telah di set sebelum eksperimen ini. Sewaktu biji kopi digiling tercium aroma karamel dengan sedikit aroma buah buahan tropis. Selanjutnya proses dose-tamp dan brew. Sekitar 8 detik setelah tuas dari mesin espresso dinyalakan, espresso mulai menetes dan kopi terlihat cukup kental dengan warna coklat kekuningan. Setelah diperoleh 27ml, tuas mesin espresso saya matikan dan espresso saya sore ini sudah ready. Selanjutnya susu mulai saya stretch dan panaskan lalu saya tuangkan kedalam cangkir yang telah terisi espresso sebelumnya dan whoala capuccino saya sudah ready untuk sore ini.

Dari segi citarasa dan aroma, aroma karamel bercampur coklat tercium cukup dominan dan setelah kopi saya minum, terasa cukup creamy, dengan acidity yang sudah bercampur dengan susu sehingga terasa cukup gurih, dan diakhiri dengan rasa karamel coklat dan ada sedikit rasa fruity yang tertinggal namun tidak terlalu dominan. Kopi terasa masih belum keluar semua dan ini dimungkinkan karena kopi masih fresh 5 hari setelah roast dan biasanya kita baru mulai menyajikan untuk espresso sekitar 7-10 hari setelah roast.

Anyway selamat melanjutkan aktifitas kembali dan salam Amstirdam :)

Apabila Anda tertarik mencoba Kopi Arabika Garut Pasir Wangi, greenbean dapat dibeli disini dan roasted bean/ bubuk dapat dibeli disini