Toraja Sapan 30032015Selamat sore Para Penikmat kopi nusantara. Sore ini dalam coffee journey yang ke 80, saya masih tetap menggunakan kopi arabika yang berasal dari Toraja Sapan  yang sama yang saya gunakan dalam coffee journey sebelumnya. Kopi Toraja Sapan ini di roast/ sangrai ditingkat kematangan fullcity dengan profile yang dirubah sedikit dari standard roasting kami dan kopi ini merupakan hasil panen tahun 2014 kemarin dan diproses basah. Sore ini kopi masih tetap saya sajikan sebagai espresso dan cafe latte supaya fair, dengan brew temp dan pressure yang sudah kami adjust sebelumnya untuk menghasilkan citarasa dan aroma yang optimal.

Untuk membuatnya, pertama saya timbang sekitar 21gram dari biji kopi ini, kemudian saya masukkan kedalam hopper dari mesin penggiling/ grinder yang tingkat kehalusan nya telah di set sebelum eksperiment ini. Sewaktu biji kopi digiling tercium sekali aroma karamel chocolate dengan sedikit rempah rempah, dan menurut saya aroma tercium lebih intens dari coffee journey sebelumnya. Selanjutnya proses dose- tamp dan brew. Sekitar 6 detik setelah tuas dari mesin espresso dinyalakan, espresso yang berwarna coklat tua keemasan mulai menetes dengan intensitas seperti madu dan terlihat tiger stripe sampai diperoleh kurang lebih 30ml dalam hampir 30 detik. Setelah itu susu mulai saya stretch, panaskan dan tuang ke tumbler yang telah terisi espresso sebelumnya. Espresso serta  cafe latte saya akhirnya sudah ready untuk sore ini.

Selanjutnya ke hasil pengamatan saya. Untuk espresso terlihat warna krema yang lebih merah dan tebal dibandingkan dengan coffee journey sebelumnya, dan setelah diminum terasa medium body dengan acidity yang menurut saya medium low, espresso terasa sweet dan citarasa chocolate caramel yang tertinggal didalam rongga mulut yang cukup lama. Selanjutnya saya mulai mencicipi cafe latte nya. Aroma yang tercium adalah chocolate karamel yang tercium cukup manis, dan setelah diminum terasa acidity yang sudah hilang di cut dengan susunya, kental, dan terasa seperti sedang minum hot chocolate dengan citarasa chocolate karamel yang bertahan cukup lama didalam rongga mulut. Oh ya perlu saya tambahkan juga susu juga terasa lebih manis dari biasanya. Overall menurut saya kopi yang nikmat dan roasting profile yang baru ini lebih membuat aroma lebih menonjol dengan citarasa yang lebih  tajam.

Anyway selamat melanjutkan aktifitas kembali dan salam Amstirdam :)

Apabila tertarik untuk mencoba kopi arabika Toraja Sapan  ini, green bean dapat dibeli disini dan freshly roasted bubuk maupun biji dapat dibeli disini