Bali Kintamani 26 Feb 15Selamat sore para Penikmat Kopi Nusantara. Sore ini dalam coffee journey yang ke 76 saya akan menyajikan kopi yang saya review pada coffee journey 74 sebelumnya, yaitu kopi arabika dari Bali Kintamani hasil panen tahun 2014 kemarin yang diprocess dry (tidak semua petik merah), sehingga sewaktu diroast ditingkat kematangan full city kelihatan ada beberapa biji yang warnanya tidak rata. Sore ini kopi masih tetap saya sajikan sebagai espresso dan cappuccino sekalian untuk latihan membuat latte art.

Langsung aja ke proses pembuatannya. Untuk filter basket saya, khususnya untuk Bali Kintamani ini dari beberapa eksperiment saya merasa 21 gram adalah yang paling pas. Jadi saya timbang 21 gram biji kopi ini lalu saya masukkan kedalam hopper dari mesin penggiling yang tingkat kehalusan nya telah diset sebelumnya. Sewaktu biji kopi di giling, tercium aroma buah kismis yang menurut saya aromanya  lebih intens dari eksperimen sebelumnya dan ditambah dengan aroma chocolate karamel yang agak gelap. Selanjutnya proses dose-tamp dan brew. Sekitar 7 detik setelah tuas dari mesin espresso saya hidupkan, espresso mulai menetes dengan dengan intensitas seperti madu dan setelah diperoleh kurang lebih 30ml dalam 30 detik, tuas saya matikan. Selanjutnya untuk membuat cappuccino susu mulai saya stretch, panaskan dan tuang kedalam cangkir yang telah terisi espresso sebelumnya. Dan whoala espresso dan cappuccino saya untuk sore ini sudah ready dan siap untuk dihidangkan.

Dari segi aroma dan citarasa, untuk espresso aroma kismis chocolate karamel tercium nikmat dan setelah diminum terasa sekali body yang tebal dengan low-med acidity, dengan sensasi rasa chocolate caramel yang terasa hingga finish. Untuk cappuccino, aroma choco karamel tercium gurih sekali, dan setelah diminum terasa acidity yang sudah completely hilang , heavy body dan rasa chocolate yang tertinggal cukup lama di dalam rongga mulut. Overall kopi yang nikmat, tapi menurut saya kurang sedikit punch untuk membuat kopi ini lebih interesting, tapi ini juga baru 5 hari post roast sehingga semua rasa dan aroma juga belum terdevelop semuanya. Kopi ini juga cocok untuk menjadi campuran dari suatu blend yang lebih kompleks

Anyway selamat melanjutkan aktifitas kembali dan salam Amstirdam :)

Apabila tertarik untuk mencoba kopi arabika Bali Kintamani ini, green bean dapat dibeli disini dan freshly roasted bubuk maupun biji dapat dibeli disini