Kopi Aceh Gayo 13 Sep 14

Kopi Aceh Gayo 13 Sep 14

Selamat sore para penikmat kopi Nusantara. Sore ini dalam coffee journey yang ke 60, saya akan menggunakan kopi arabika yang cukup sering kita dengar, yaitu kopi arabika yang berasal dari Aceh Gayo yang di roast sekitar 7 hari yang lalu. Kopi Aceh Gayo ini diproses semi basah dan di roast di tingkat kematangan full city. Sore ini kopi masih tetap saya sajikan sebagai cappuccino sekalian untuk melatih latte art saya.

Langsung saja ke proses pembuatannya. Pertama saya timbang sekitar 14 gram biji kopi, lalu saya masukkan kedalam hopper dari mesin penggiling/ grinder yang tingkat kehalusannya telah di set sebelum experimen ini. Sewaktu biji kopi digiling tercium sekali aroma karamel serta fruity chocolate dan dari aromanya bisa dirasakan kopi ini memiliki body yang heavy seperti kopi dari Aceh lainnya. Setelah biji kopi digiling, dilanjutkan dengan proses dose- tamp dan brew. Sekitar 6 detik setelah tuas dari mesin espresso di tarik, espresso yang berwarna coklat tua keemasan mulai menetes pekat seperti madu, dan setelah diperoleh sekitar 30 ml dalam kurang lebih 30 detik, tuas saya matikan dan espresso saya sudah ready. Selanjutnya susu mulai saya stretch dan panaskan, sesudah itu susu yang sudah ready saya campurkan kedalam cangkir yang telah berisi espresso sebelumnya dan cappuccino saya untuk sore ini sudah siap.

Dari hasil pengamatan saya, aroma fruity chocolate tercium semakin harum dan kali ini tercium lebih sebagai milk chocolate. Setelah saya minum, hal pertama yang terasa adalah body yang heavy/ kental dengan low acidity, milk chocolaty dan sedikit diakhiri dengan fruity note. Tak salah orang menyebut kopi dari Aceh Gayo ini sebagai kopi terbaik dari Indonesia. Menurut saya kopi ini sudah nikmat sekali untuk dinikmati sebagai single origin.

Anyway selamat melanjutkan aktifitas kembali dan salam Amstirdam :)

Apabila tertarik untuk mencoba kopi arabika Aceh Gayo dapat di beli disini: