Kopi Arabika Papua Wamena 3 July 2014

Kopi Arabika Papua Wamena 3 July 2014

Selamat sore para Penikmat Kopi Nusantara. Sore ini dalam Coffee Journey yang ke 54 saya akan menggunakan kopi Arabika dari sisi paling timur negara kita yaitu kopi Arabika Papua Wamena yang diroast 2 hari yang lalu di level full city roast. Saya masih penasaran dengan cara membuat latte art yang bagus, oleh karena itu kopi hari ini masih tetap saya sajikan sebagai cappucino.

Langsung aja ke proses pembuatannya. Pertama saya timbang sekitar 14 gram kopi ini lalu dimasukkan kedalam hopper dari mesin giling atau lebih umumnya disebut dengan grinder yang tingkat kehalusannya telah di set sebelum eksperimen ini. Sewaktu biji kopi digiling tercium aroma fruity dengan sedikit aroma rempah dan karamel. Selanjutnya adalah proses dose- tamp dan brew. Sekitar 7 detik setelah tuas dari mesin espresso ditarik, espresso yang warnanya notably lebih gelap dari biasanya (roasting nya juga lebih gelap dari biasanya)  mulai menetes dengan tingkat intensitas seperti layaknya madu. Setelah diperoleh sekitar 25-30 ml dalam kurang lebih 25 detik, tuas dari mesin espresso saya matikan dan espresso saya untuk sore ini sudah ready. Selanjutnya susu saya stretch dan panaskan dan setelah itu susu yang sudah ready saya tuangkan kedalam cangkir yang telah terisi espresso sebelumnya. Dan cappuccino saya untuk sore ini telah siap untuk dinikmati.

Langsung aja ke hasil pengamatan saya. Dari segi aroma, aroma fruity dan karamel masih tercium cukup strong, dan setelah kopi saya minum, langsung terasa tingkat kekentalan atau body yang full, terasa fruity, nutty dan caramelly dengan chocolate finish yang terasa nikmat hingga tak terasa cangkir kopi telah kosong. Menurut saya, kopi ini pas sekali untuk dinikmati disore hari sambil melepas penat setelah seharian bekerja.

Anyway selamat melanjutkan aktifitas anda dan salam Amstirdam :)

Apabila Anda tertarik mencoba Kopi Arabika Papua Wamena dapat dibeli disini (Tersedia dalam bentuk green bean, roasted biji dan bubuk)