Kopi Arabika Papua Wamena 20 Mei 2014

Kopi Arabika Papua Wamena 20 Mei 2014

Selamat sore para penikmat kopi Nusantara. Sore ini dalam coffee journey yang ke 51, saya akan menggunakan kopi yang akhir- akhir ini banyak dicari oleh customer setia kami, yaitu Kopi Arabika Papua Wamena yang di roast/ sangrai ditingkat kematangan city plus sekitar 7 hari yang lalu. Sore ini kopi masih tetap disajikan sebagai cappuccino sekalian untuk melatih kemampuan latte art saya.

Untuk membuatnya, pertama saya timbang sekitar 14 gram biji kopi ini, lalu digiling dengan tingkat kehalusan yang telah diset sebelum eksperiment ini. Sewaktu kopi digiling, tercium sekali aroma fruity ditambah dengan aroma karamel yang manis. Selanjutnya, kopi saya dose, tamp dan setelah itu portafilter saya masukkan kedalam groupheadnya. Sekitar 6 detik setelah tuas dari mesin espresso ditarik, espresso/ kopi yang berwarna coklat tua keemasan mulai menetes seperti madu. Setelah terkumpul sekitar 30ml dalam kurang lebih 30 detik, tuas dari mesin espresso saya turunkan dan espresso saya untuk sore ini telah siap. Selanjutnya susu mulai saya stretch dan panaskan, dan setelah itu susu saya campurkan kedalam cangkir yang telah terisi espresso sebelumnya. (heheheh hari ini latte art nya gagal total ;) )

Langsung aja ke hasil pengamatan saya. Aroma fruity dengan caramel tercium lebih bulat sekarang. Setelah kopi saya minum, terasa medium acidity dengan body atau tingkat kekentalan yang full, terasa fruity+ caramelly yang cukup intens dan diakhiri dengan sensasi chocolate yang bertahan sebentar saja. Overall coffee yang outstanding menurut saya, dan pas sekali untuk menemani saya di sore yang cukup panas di kota Malang ini.

Anyway, selamat melanjutkan aktifitas kembali dan salam Amstirdam

Apabila Anda tertarik mencoba Kopi Arabika Papua Wamena dapat dibeli disini (Tersedia dalam bentuk green bean, roasted biji dan bubuk)