Kopi Arabika Toraja Sapan disajikan sebagai cappuccino 8 Mar 14

Kopi Arabika Toraja Sapan disajikan sebagai cappuccino 8 Mar 14

Selamat sore para penikmat kopi, di hari Sabtu yang cerah ini dalam coffee journey kali ini saya akan menggunakan Kopi Arabika Toraja Sapan yang di roast sekitar 24 jam yang lalu dan diroast dilevel city ++. Jadi kopi masih benar- benar fresh dan pada umumnya kopi mulai fully developed di sekitar 7 hari post roast. Kopi hari ini masih tetap saya sajikan sebagai cappuccino sekalian untuk melatih latte art skills saya. :)

Nah langsung saja ke proses pembuatannya. Seperti biasa saya timbang sekitar 14 gram kopi dan saya masukkan kedalam grinder dan kopi siap untuk digiling. Selama proses penggilingan dapat tercium aroma sweet floral/ fruity (mungkin plum). Selanjutnya proses dose- tamp dan brew. Tak berapa lama setelah tuas dari mesin espresso saya tarik, kopi mulai menetes pelan kedalam cangkir dengan intensitas kental seperti madu. Setelah terkumpul hampir 30ml dalam 30 detik, tuas saya turunkan dan susu mulai saya stretch dan panaskan. Setelah susu ready, susu saya tuangkan kedalam cangkir yang telah berisi espresso sebelumnya dan dimulai-lah proses ber-latte art :)

Nah dari hasil pengamatan saya, aroma sweet floral/ fruity masih dominan sekali. Kopi saya minum dan terasa kopi ini low acidity, body atau tingkat kekentalan yang medium ditambahkan dengan rasa chocolate sedikit. Menurut saya masih ngga fair untuk menjudge kopi ini sekarang dikarenakan kopi masih under developed dan biasanya mulai bloom di sekitar 7 hari setelah roast. Would be interesting untuk review kopi ini lagi di 7 hari post roast.

Anyway selamat menikmati akhir pekan anda dan salam Amstirdam :)

Kami juga menjual Kopi Arabika Toraja Sapan ini tersedia dalam bentuk green, roasted di tingkat kematangan yang anda inginkan dan juga bubuk.