papua 050416Selamat sore para Penikmat kopi dimanapun Anda berada. Sore ini dalam coffee journey yang ke 128 ini saya ingin mengajak Anda untuk membuat dan menikmati kopi arabika yang berasal dari sisi Barat Indonesia yaitu kopi arabika yang berasal dari Papua Lembah Baliem yang sudah terkenal namanya diseluruh penjuru dunia. Kopi ini kami sangrai ditingkat kematangan medium atau sering disebut city+ 10 hari yang lalu. Sedikit cerita mengenai kopi ini, Kopi ini merupakan hasil panen tahun 2015 kemarin dan diproses basah. Dari lembah Baliem kopi ini dipanggul dengan menggunakan keledai dan kuda menuju Wamena, kemudian dari Wamena diterbangkan ke Jayapura menggunakan pesawat kecil dikarenakan tidak adanya pesawat komersial disana, baru kemudian dari Jayapura diterbangkan menggunakan pesawat komersial, dan elemen elemen ini yang sebernarnya membuat harga kopi ini menjadi premium dan tentu saja didukung dengan citarasa dan aroma kopinya yang enak juga. Sore ini kopi masih kami seduh sebagai cappuccino sekalian latihan membuat latte art yang gampang gampang susah.

Untuk membuatnya pertama saya timbang 20 gram dari biji kopi ini kemudian saya masukkan kedalam hopper dari mesin penggiling yang tingkat kehalusannya telah diset sebelum eksperiment ini dimulai. Sewaktu biji kopi ini digiling tercium aroma kayumanis dengan aroma karamel yang membuatnya semakin manis,  cukup menarik karena selama ini aroma yang sering keluar adalah aroma spices yang kurang jelas claritynya. Selanjutnya proses dose-tamp dan brew. Sekitar 6 detik setelah tuas dari mesin espresso dinyalakan, espresso mulai menetes dan warnanya dan intensitas nya terlihat keemasan dan creamy sekali. Setelah diperoleh 20gram per cup dalam waktu 22 detik, tuas saya matikan dan espresso sebagai bahan dasar untuk cappuccino sore ini sudah ready. Selanjutnya susu mulai saya stretch dan panaskan kemudian saya tuangkan kedalam cangkir yang telah terisi espresso sebelumnya dan whoala cappuccino saya sudah ready untuk sore ini.

Nah sekarang masuk kebagian yang paling menarik yaitu citarasa dan aroma. Aroma karamel dengan kayumanis tercium gurih kali ini dan setelah kopi diminum, terasa sekali rasa kayumanis dengan rasa manis karamel yang berpadu dengan susu yang creamy dan diakhiri dengan rasa manis karamel yang bertahan agak lama didalam rongga mulut. Menurut saya kopi Papua ini menarik sekali, dibuat cappuccino enak, dibuat piccolo juga gampang untuk ketemu sweetspotnya dan tentunya dengan filter juga masih mampu mengeluarkan citarasa dan aroma yang seru juga.

Anyway selamat melanjutkan aktifitas Anda kembali dan salam Amstirdam :)

Apabila Anda tertarik mencoba Kopi Arabika Papua Baliem (Wamena), green bean dapat dibeli disini, dan roasted bean ataupun bubuk dapat dibeli disini