silimakuta 160316Selamat sore para Penikmat kopi Nusantara dimanapun Anda berada. Sore ini dalam coffee journey yang ke 125 saya ingin mengajak Anda untuk membuat dan menikmati kopi yang menurut saya sangat luar biasa karena versatility nya yang cocok untuk light, medium maupun dark roast. Kopi ini merupakan hasil panen tahun 2014 akhir dan diproses basah. Kopi ini kami sangrai ditingkat kematangan medium/ city+ keluar pas end of first crack. Sangrai kopi ini sedikit tricky karena energy yang tersimpan didalam bean sewaktu memasuki first crack cukup besar jadi kalau ada kesalahan bisa langsung ada rasa baked nya. Anyway koi masih tetap saya sajikan sebagai cappuccino sekalian latihan untuk membuat latte art, oh ya kopi disangrai 16 hari yang lalu.

Langsung saja ke proses pembuatannya. Pertama saya timbang 20 gram biji kopi ini kemudian saya masukkan kedalam hopper dari mesin penggiling EK43 yang tingkat kehalusannya telah di set sebelum eksperiment ini. Sewaktu biji kopi digiling tercium aroma spicy ada sedikit jeruk dengan aroma coklat karamel yang manis. Selanjutnya proses dose-tamp dan brew. Sekitar 6 detik setelah tuas dari mesin espresso dinyalakan, espresso yang terlihat kental dengan itensitas seperti madu mulai menetes dan terlihat warnanya yang kekuningan. Setelah diperoleh 25 gram per cup, tuas saya matikan dan espresso untuk sore ini sudah ready. Espresso tercium cukup manis dan aroma spices dengan coklat karamel tercium cukup dominan. Selanjutnya susu mulai saya stretch dan panaskan kemudia saya tuangkan kedalam cangkir yang telah terisi espresso sebelumnya dan whoala cappuccino saya untuk sore ini sudah siap untuk dinikmati.

Dari segi aroma dan citarasa, aroma coklat karamel tercium lebih manis setelah tercampur susu, dan setelah kopi saya minum terasa cukup kental, manis rasa coklat yang bercampur dengan karamel sedikit spicy terasa seru seperti petasan yang sedang meledak satu persatu didalam rongga mulut. Cuma sayang karena ada rasa pahit yang tertinggal diakhir cup, kemungkinan besar karena inkonsisten sewaktu tamping sehingga ada kemungkinan overextract, namun overall rasanya tidak mengecewakan, kesalahan 100% di barista bukan dikopinya ataupun tehnik penyangraiannya.

Anyway selamat melanjutkan aktifitas Anda kembali dan salam Amstirdam :)

Untuk sementara kopi arabika Sumatra Silimakuta sedang kosong, stok hasil panen terbaru rencananya akan tiba akhir minggu ini dan akan tersedia kembali dalam beberapa minggu kedepan setelah kami selesai mendapatkan profile roast yang tepat. Apabila tertarik mencoba, kopi arabika Sumatra Silimakuta tersedia dalam bentuk biji maupun bubuk disini dan greenbean disini dan tentunya free untuk dicoba di tempat kami.