silimakuta 040316Selamat sore para penikmat kopi Nusantara. Tanpa terasa hari kerja minggu pertama bulan Maret sudah hampir selesai dan coffee journey juga sudah sampai ke coffee journey yang ke 120. Dalam coffee journey hari ini saya ingin mengajak anda untuk membuat dan merasakan kopi Indonesia yang menurut saya diproses dengan baik dan merupakan salah satu yang terbaik dari Indonesia. Seperti pada umumnya, kopi ini juga lebih terkenal di luar negeri khususnya Australia yang setau saya bekerja sama dengan farm ini. Kopi Sumatra Silimakuta ini merupakan hasil panen tahun 2015 awal dan kami sangrai/ roast ditingkat kematangan city+/ medium 6 hari yang lalu. Sore ini kopi masih tetap saya sajikan sebagai cappuccino sekalian untuk latihan membuat latte art. Oh ya sedikit tambahan, dari pengalaman, untuk membuat espresso, kopi ini membutuhkan gilingan yang lebih kasar daripada normalnya untuk dapat menghasilkan espresso yang manis.

Ok langsung saja ke proses pembuatannya. Pertama saya timbang 20 gram dari biji kopi ini kemudian saya masukkan kedalam hopper dari mesin penggiling EK43 yang tingkat kehalusannya telah diset sebelum eksperimen ini dimulai. Sewaktu biji kopi digiling, tercium aroma coklat yang lebih mendekati dark chocolate dengan aroma spicy yang manis. Selanjutnya proses dose- tamp dan brew. Sekitar 5 detik setelah tuas dari mesin espresso dinyalakan, espresso mulai menetes dengan warna kuning keemasan dan terlihat lebih kental daripada kopi- kopi lainnya. Setelah diperoleh 25ml per cup, tuas saya matikan dan espresso saya sudah ready untuk sore ini. Selanjutnya susu mulai saya stretch dan panaskan kemudian saya tuangkan kedalam cangkir yang telah terisi espresso sebelumnya dan finally cappuccino saya sudah ready hari ini.

Untuk aroma dan citarasa, aroma coklat masih tercium dominan kali ini lebih ke milk chocolate, hehehe lha wong dicampur susu ya pasti jadi milk chocolate. Setelah kopi saya minum terasa sekali body yang benar- benar menonjol dengan rasa coklat yang manis, ditambahkan dengan aroma spices yang sedikit masuk rongga mulut. Kopi yang luar biasa menurut saya, rasa coklatnya seperti meledak dan menempel didalam rongga mulut. Espressonya juga balanced sewaktu saya coba, ada beberapa rekomendasi dari teman- teman di Australia untuk di roast di level light roast khususnya untuk kopi ini, namun belum sempat terlaksana, semoga dalam waktu dekat kita sudah bisa coba yang light roast juga.

Anyway selamat melanjutkan aktifitas Anda kembali dan salam Amstirdam :)

Apabila tertarik mencoba, kopi arabika Sumatra Silimakuta tersedia dalam bentuk biji maupun bubuk disini dan greenbean disini dan tentunya free untuk dicoba di tempat kami.